Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Calon Hakim Agung Setuju Perda Larangan Mengangkang

Written By bos blog on Rabu, 23 Januari 2013 | 00.05


JAKARTA, KOMPAS.com — Salah satu calon hakim agung, Yakup Ginting, mendukung peraturan daerah di Lhokseumawe yang melarang perempuan mengangkang saat dibonceng dengan sepeda motor. Hal ini disampaikan Yakup saat menjawab pertanyaan anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, dalam uji kelayakan dan kepatutan calon hakim agung di Komisi III DPR, Selasa (22/1/2013).

"Perda larangan mengangkang di Lhokseumawe, argumennya karena keunikan dari qanun. Ketika posisi qanun ini sebagai justifikasi produk perda dikaitkan dengan sistem yang bertentangan dengan HAM yang diatur undang-undang, bagaimana titik temunya?" tanya Eva.

Yakup menjawab bahwa produk peraturan daerah sesuai dengan Undang-undang Otonomi Daerah, yang dalam hal ini daerah tersebut diberikan kewenangan untuk mengatur daerahnya.

"Ketika perda itu tidak sesuai dengan aturan lebih tinggi, ini memang masalah. MA sebenarnya punya kewenangan uji materi terhadap peraturan di bawah UU, tapi persoalan ini sensitif," kata Yakup.

Hakim Pengadilan Tinggi Makassar tersebut mengatakan, persoalan perda larangan mengangkang ini sensitif karena terikat dengan kondisi sosiologis masyarakat suatu daerah. "Sebenarnya secara sosiologis, perda itu bisa diterima dalam rangka Bhinneka Tunggal Ika," kata Yakup.

Oleh karena itu, menurutnya, diperlukan dialog untuk menemukan titik temunya. "Para pakar perlu diundang untuk menjelaskan soal perda itu. Ini jalan keluarnya," ujar dia. 

Hingga hari ini, Komisi III sudah melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap 22 calon hakim agung. Besok, Rabu (23/1/2013), seleksi akan kembali dilanjutkan untuk dua calon hakim agung yang tersisa. Selanjutnya, Komisi III akan memilih delapan hakim agung baru.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









00.05 | 0 komentar | Read More

Banjir, Jalur Casablanca-Pondok Bambu Putus

Written By bos blog on Rabu, 16 Januari 2013 | 00.36





Banjir, Jalur Casablanca-Pondok Bambu Putus





Penulis : Heru Margianto | Rabu, 16 Januari 2013 | 00:19 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com - Hujan deras yang turun sepanjang Selasa (15/1/2012) membuat aliran air Sungai Ciliwung di daerah Kampung Melayu Kecil, Jakarta Timur, meluap hingga Jalan KH Abdullah Syafii. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Akibatnya, jalur Casablanca menuju Pondok Bambu dan sebaliknya tidak bisa dilalui kendaraan. Hanya truk yang dapat melintasi banjir.

Terakhir, Jalur Casablanca pernah putus akibat banjir pada tahun 2007 silam. Petugas Dishub menutup jalan dan mengalihkan arus lalu lintas sejak di ujung Jalan Casablanca, tepatnya di layang Casablanca yang menuju Kampung Melayu. Kendaraan diarahkan ke Jalan Saharjo. Jalan yang menuju layang Tebet juga ditutup.

Husni, salah seorang warga yang dijumpai di lokasi banjir menuturkan, air meluap sejak lepas maghrib. "Dari sore air terus naik. Motor sama mobil yang nekat lewat banyak yang mogok di tengah jalan," kata dia.

Luapan banjir yang sama juga membuat wilayah Kampung Pulo yang terletak tidak jauh dari Jalan KH Abdullah Syafii kembali terendam hingga ketinggian tiga meter. Lebih dari 1.000 warga Kampung Pulo terpaksa mengungsi. 






Editor :


Glori K. Wadrianto















00.36 | 0 komentar | Read More

Dovizioso: Stoner Pensiun, MotoGP Sangat Kehilangan


KOMPAS.com - Pebalap baru tim pabrik Ducati, Andrea Dovizioso, mengakui bahwa absennya Casey Stoner dari trek balapan musim 2013, akan menjadi sebuah kehilangan yang besar bagi kejuaraan dunia MotoGP. Pasalnya, Stoner selalu memberikan warna tersendiri bagi balapan paling bergengsi ini.

Stoner memutuskan untuk pensiun pada akhir musim 2012, setelah dia merebut dua gelar juara dunia dan meraih 38 kemenangan di kelas premier. Pebalap Australia ini gantung helm setelah membawa Ducati juara dunia 2007, sebelum menjadi juara 2011 bersama tim Repsol Honda.

Stoner masih menjadi satu-satunya pebalap yang tampil konsisten dalam meraih kemenangan bersama Ducati. Selain dia, belum ada pebalap yang dengan baik menjinakkan keliaran Desmosedici, termasuk Loris Capirossi, Marco Melandri, Nicky Hayden, dan terakhir sang legenda MotoGP, Valentino Rossi.

Selama empat tahun bersama tim yang bermarkas di Bologna itu, Stoner sukses memenangkan 23 seri balapan. Dia juga yang membuat sejarah membawa Ducati juara dunia.

Nah, Dovizioso, yang saat ini menghadiri event Wrooom Press Ski Meeting, mencoba untuk meniru kesuksesan Stoner, setelah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun bersama Ducati. Dalam pernyataannya, pebalap Italia ini mengakui kehebatan mantan rekan setimnya di Repsol Honda tersebut.

"Banyak yang akan berubah. Sejak saya seorang penggemar motor, melihat Casey membalap merupakan sebuah pertunjukkan dan saya akan merindukan apa yang dilakukannya dan bagaimana dia melakukan dengan gayanya," ujar Dovizioso, dikutip dari MCN, Selasa (15/1/2013).

"Saya pikir Casey mengubah banyak hal di MotoGp. Contohnya, pendekatan uji coba dan garis yang diambilnya di trek. Semua pebalap berusaha belajar dan melakukan perbaikan, dan Casey termasuk salah satu pebalap itu yang kami ambil sebagai sebuah referensi.

"Jika anda melihat masa lalu, tak ada yang bisa tangguh dan cepat dari lap pertama atau kedua. Casey selalu melakukannya dan kami semua hampir mendekatinya. Saya mencoba mengingat kembali ketika Valentino (Rossi) mendominasi itu pada uji coba pasca-balapan, di mana dia bisa melakukannya dalam empat lap untuk melakukan yang sama ketika balapan. Tetapi Casey bisa melakukan ini pada lap pertama.

"Tetapi kami semua menyadari bahwa ini bisa dilakukan dan kami bisa mencoba melakukannya. Akan tetapi, tidak memiliki sebuah referensi yang kuat dan berbakat adalah hal yang akami selalu kami rindukan."







Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo









00.29 | 0 komentar | Read More

Jadi Duta Unicef, Ferry Salim Rajin Berikan Pengertian Buat Anak-Anak


Ferry Salim.

Ferry Salim. (sumber: BeritaSatu.com/Yanuar Rahman)




"Mereka (anak-anak) sudah saya ajarin bahaya drug kaya apa."

Sembilan kali dipercaya memegang peranan sebagai duta Unicef yang bertanggung jawab atas kemajuan pendidikan dan nasib anak-anak di Indonesia membuat Ferry Salim makin memahami bagaimana cara membesarkan ketiga anaknya dengan baik.

"Kayak masalah bahaya narkoba, saya punya bukunya. Mereka (anak-anak) sudah saya ajarin bahaya drug kaya apa. Masalah-masalah anak di Indonesia saya suka bandingin," ucapnya saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan hari ini.

Pasangan Merry Prakasa ini kemudian menerapkan kebebasan bertanggung jawab untuk anak-anaknya dalam mengembangkan diri dan bakatnya.

"Saya orang yang sangat demokratis. No problem mereka mau jadi apa juga. Saya dukung, yang penting mereka bahagia," katanya.

Selain itu, pemeran Tan Peng Lian dalam film Ca Bau Kan ini memang mengaku sangat bersemangat dalam menjalankan tugasnya sebagai duta Unicef di Indonesia. Ia ingin sekali membantu anak-anak di Indonesia agar bisa mendapatkan hidup yang layak.

"Saya punya data setiap 3 menit sekali 1 bayi meninggal dunia di Indonesia. Makanya saya memperjuangkan hak-hak mereka. Mengkampanyekan advokasi," tutupnya.

00.15 | 0 komentar | Read More

Jero Wacik Berharap Roy Berkaca Kepadanya





Jero Wacik Berharap Roy Berkaca Kepadanya





Penulis : Sandro Gatra | Selasa, 15 Januari 2013 | 23:11 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik berharap Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo berkaca kepada pengalaman yang pernah dia hadapi. Jero dua kali diragukan publik ketika dipercaya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kabinet.


Jero mengatakan, dirinya sudah memberikan berbagai tips kepada Roy. Salah satunya, bagaimana menjadi menteri yang diragukan oleh publik. Jero kemudian bercerita bagaimana dirinya pernah diragukan ketika ditunjuk menjadi Menteri Kebudayaan dan Pariwisata tahun 2004. Ketika itu, kata dia, banyak orang mempertanyakan latar belakangnya. Bahkan, tak sedikit meragukan lantaran tak memiliki pengalaman di bidang budaya dan pariwisata.


"Saya dengar baik-baik dan itu memacu saya untuk sekuat-kuatnya agar kita bisa membuktikan bahwa Presiden tidak salah memilih saya," kata Jero di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/1/2013).


Jero menuturkan, dirinya kembali diragukan ketika ditunjuk sebagai Menteri ESDM pada tahun lalu. Dua pengalaman itu yang dia sampaikan ke Roy. "Tenang saja, Mas. Memang di era demokrasi orang berkomentar seperti itu. Malah kecenderungannya siapa pun yang dipilh pasti dikomentari negatif. Jadi kita jalankan saja. Kita kerja yang fokus. Karena banyak juga masukan yang bagus, kita dengarkan saja, jangan ditolak dan diabaikan," kata anggota Dewan Pembina Demokrat itu.


Roy resmi menjabat Menpora setelah dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (15/1/2013). Roy menggantikan posisi Andi Alfian Mallarangeng yang mengundurkan diri setelah terjerat kasus dugaan korupsi proyek Hambalang.


















00.05 | 0 komentar | Read More

Jokowi Janji Matangkan Rencana Penataan PKL Blok M

Written By bos blog on Rabu, 09 Januari 2013 | 00.36





Jokowi Janji Matangkan Rencana Penataan PKL Blok M





Penulis : Robertus Belarminus | Selasa, 8 Januari 2013 | 23:47 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berencana menata keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di dalam dan sekitar Terminal Blok M, Jakarta Selatan. Mantan Wali Kota Surakarta itu tiba meninjau terminal mengamati keberadaan PKL yang menjajakan dagangannya di dalam terminal.


"Kita mau menata, mau menertibkan PKL yang ada di Blok M, tapi diberi solusi. Sudah ada usul-usul yang masuk di saya, kemudian saya lihat juga di lapangan," kata Jokowi, sapaan akrabnya, dalam kunjungan di Blok M, Selasa (8/1/2013) sore.


Jokowi mengatakan, penataan terhadap PKL dimaksudkan agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas bus yang masuk. Penataan juga ditujukan agar para pedagang atau warga yang tengah berbelanja di dalam terminal tidak terganggu oleh hilir mudik bus di terminal tersebut.


"Masak bus masuk harus penuh dengan PKL seperti itu, kan bahaya. Pedagang bahaya, orang yang beli bahaya," ujar Jokowi.


Ia menyatakan, penataan PKL di Terminal Blok M dapat dilakukan dengan menggunakan anggaran daerah ataupun dari pihak swasta melalui program corporate social responsibility (CSR). Ia optimistis banyak pihak akan membantu pemerintah dalam menangani hal tersebut. "Kalau nanti yang di minggu ini, seperti yang nanti kita resmikan di Sunda Kelapa itu, dari CSR. Di sini (Blok M) bisa lewat dinas, lewat koperasi UKM. Antre yang mau bantu kita," jelas Jokowi.


Jokowi juga berjanji akan mematangkan penataan PKL di Blok M dalam waktu dekat. Ia menyatakan telah memiliki gambaran seperti apa mengenai rencana relokasi PKL tersebut.


Dalam kunjungan tersebut, Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup Wiriyatmoko mengusulkan kepada Jokowi agar PKL bisa menempati kois-kios yang masih tersedia di dalam kawasan Blok M Square. Menurut Wiriyatmoko, dalam Blok M Square terdapat sekitar 300 sampai 400 kios kosong yang masih tersedia. Para pedagang itu, menurut Wiriyatmoko, akan dikenakan sewa sebesar Rp 25.000 per hari sehingga dalam sebulan akan dikenakan Rp 750.000 dengan fasilitas AC.


















00.36 | 0 komentar | Read More

Lorenzo Yakin Masih Bisa Lebih Baik Lagi


KOMPAS.com - Juara dunia MotoGP musim 2012, Jorge Lorenzo, mengakui bahwa dirinya masih bisa mengalami peningkatan sebagai seorang pebalap, meskipun tahun lalu menjadi 'musim terbaik' dalam kariernya.

Pebalap berusia 25 tahun asal Spanyol ini tampil sangat impresif sepanjang musim 2012. Kecuali dua kegagalannya mencapai garis finis dalam balapan di Assen, Belanda, serta seri terakhir di Valencia, Lorenzo selalu berhasil naik podium. Lebih istimewa lagi, hasil terburuknya adalah menjadi runner-up. Total, dalam empat musimnya di MotoGP, Lorenzo mencatat 22 kemenangan dan 54 kali naik podium.


Secara statistik, musim terbaik Lorenzo masih 2010, ketika dia meraih sembilan kemenangan dan membuat rekor pencapaian 383 poin dalam perjalanannya meraih gelar pertama di kelas premier. Dia memastikan diri menjadi juara dunia tiga seri sebelum balapan terakhir di Malaysia.

Meskipun demikian, Lorenzo mengklaim bahwa musim lalu merupakan tahun terbaiknya. Pasalnya, Lorenzo berhasil menghindari sejumlah kesalahan serius yang membuatnya terhindar dari kecelakaan menakutkan.

"Menurutku (2012) merupakan musim terbaikku," ujar Lorenzo kepada Gazzetta dello Sport, seperti dikutip Autosport, Selasa (8/1/2013).

"Bahkan dibandingkan dengan 2010, ketika saya meraih gelar pertamaku di MotoGP. Saat itu saya memenangi lebih banyak lomba dan mencetak rekor poin.

"Tetapi ini menjadi musim yang lebih berimbang, dengan banyak pebalap tangguh. Kami selalu tenang dan kami tidak pernah membuat sejumlah kesalahan - hampir..."

Meskipun mengalami musim yang mengesankan, pebalap nomor satu Yamaha ini merasa yakin masih bisa lebih baik lagi, terutama dalam hal pengereman dan saat balapan basah. Padahal pada musim 2012, Lorenzo berhasil memenangi balapan basah di Malaysia dan Perancis.

"Saya masih bisa berubah dalam hal pengereman," ujar Lorenzo. "Untuk gaya membalapku, dalam banyak hal saya bisa mengerem sedikit lebih lambat atau membalap dengan cara berbeda.

"Juga, saya tidak sempurna saat hujan."







Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo









00.29 | 0 komentar | Read More

Love In a Buff, Bila Cinta Tak Bisa ke Lain Hati


Salah satu adegan di film Love in a Buff

Salah satu adegan di film Love in a Buff (sumber: Celestial Movie)




Love in a Buff merupakan sekuel dari film Love in a Puff yang populer di tahun 2010.

Berpacaran dan tinggal berdekatan ternyata bukan jaminan dapat saling menumbuhkan pengertian. Sebaliknya, justru saat tinggal berjauhan, cinta malah bisa menyatukan hati.

Hal itu tersirat dalam drama komedi romantis Love in a Buff, yang akan tayang Minggu, 13 Januari, pukul 20.30 WIB melalui saluran TV berbayar Celestial Movies.

Love in a Buff merupakan sekuel dari film Love in a Puff yang populer di tahun 2010. Masih dibintangi dua aktor utama yaitu Miriam Yeung (sebagai Cherie, sales kosmetika) dan Shawn Yue sebagai Jimmy seorang eksekutif periklanan, serta disutradari dan ditulis oleh Pang Ho-Cheung bersama Jody Luk.

Film yang dirilis akhir Maret 2012 ini menceritakan tentang kelanjutan kisah asrama sepasang kekasih yaitu Cherie dan Jimmy, yang tinggal seatap selama enam bulan di Hong Kong. Pasangan yang bertemu di tempat khusus para perokok ini, menjalani hidup dan mencoba untuk lebih mengerti satu sama lain.

Sayangnya, upaya mereka tidak membuahkan hasil. Jimmy sering tidak datang saat jadwal kencan juga acara-acara keluarga, karena lebih mementingkan pekerjaan, sehingga membuat Cherie marah. Hubungan mereka terancam dan akhirnya harus berpisah saat Jimmy dipindahtugaskan ke Beijing sementara Cherie pindah ke apartemen bersama ibunya.

Merekapun menjalin hubungan asmara dengan pasangan lain. Jimmy bersama seorang pramugari cantik You You (Mini Yang) sementara Cherie berpacaran dengan Sam (Xu Zheng). Namun rupanya cinta mereka tak bisa ke lain hati. Justru dikala mereka jauh, kekuatan cinta semakin membara dan membuat mereka sadar akan apa yang sebenarnya mereka inginkan.
 
Seperti halnya Love in a Puff, film Love in a Buff juga mendapat tanggapan positif dari para penonton. Film yang tayang perdana di Hong Kong International Film Festival ke-36 ini berhasil meraup keuntungan hingga HK$ 9,3 juta di empat hari penayangannya dan langsung masuk jajaran Box Office di Hong Kong.

Miriam yang Juni 2012 lalu melahirkan putra pertamanya bersama Real Ding mengatakan bahwa film ini sangat cocok  untuk pasangan yang baru menjalin asmara. Sementara Shawn mengungkapkan bahwa seorang temannya seketika langsung bergandengan tangan dengan pasangannya setelah menonton film ini.

“Miriam juga hamil tak lama setelah syuting film”, ungkap Shawn.

Ho-Cheung adalah sutradara Hong Kong yang baru saja menyelesaikan film terbarunya Vulgaria bersama Chapman To. Bila ide pembuatan Love in a Puff berasal dari teman-teman dan istrinya, maka Love in a Buff mengungkap berbagai pengalaman menarik yang diadalami Ho-Cheung selama tinggal di Beijing.

“Ya, saya memang pindah ke Beijing sejak awal syuting Love in a Buff. Selanjutnya di Beijing saya lalu menggarap film Vulgaria," ungkapnya.

Menariknya, karena sedemikian sukanya ia dengan karakter Jimmy dan Cherie, ia mengaku siap membuat triloginya.

“Saat selesai bagian kedua, kami lalu berdiskusi. Saya sangat menyukai karakter dalam film ini dan pastinya akan melanjutkan bagian ketiganya. Tapi yang terpenting adalah kita harus memikirkan kisah dan ide menarik dahulu”, paparnya.

00.15 | 0 komentar | Read More

PKBIB Tuding KPU Main Mata dengan Parpol Parlemen


JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB), Yenny Wahid, menuding Komisi Pemilihan Umum telah melakukan main mata dengan parpol parlemen.


Pasalnya, KPU dinilai lebih meloloskan parpol parlemen yang mempunyai basis finansial kuat, sementara parpol berfinansial lemah namun memiliki basis massa kuat dianaktirikan KPU sehingga tidak lolos tahapan verifikasi faktual.


Hal itu diungkapkan Yenny menanggapi hasil putusan KPU yang menyatakan 10 partai politik, sembilan di antaranya parpol parlemen, menjadi peserta Pemilu 2014 setelah dinyatakan lolos verifikasi faktual.


"Untuk itu, kita menolak hasil verifikasi kemarin. Alasannya syarat keanggotaan kita sudah memenuhi syarat, bahkan mungkin lebih banyak dari beberapa partai yang ada di parlemen. Itu tidak perlu diragukan lagi," kata Yenny di Gedung MK, Jakarta, Selasa (8/1/2013).


Yenny mengatakan, hal tersebut cukup terjadi di masa kepemimpinan KPU Husni Kamil Manik. Sebab itu, menurut Yenny, PKBIB akan melayangkan gugatan terhadap KPU ke Badan Pengawas Pemilu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, dan Pengadilan Tata Usaha Negara. Hal itu ditujukan agar kejadian serupa tidak terulang di pemilu yang akan datang.


"Kami berharap Bawaslu secara jernih melihat masalah ini, terutama atas berbagai keanehan dan kejanggalan yang dilakukan oleh KPU. Ini supaya memastikan bahwa penyelenggaraan pemilu tidak digandrungi dengan berbagai perilaku kecurangan," tandasnya.


Ia menambahkan, PKBIB telah mengantongi bukti kuat ketidakprofesionalan KPU dalam tahapan verifikasi faktual. Hal itu, lanjutnya, terjadi di daerah-daerah basis PKBIB, yaitu Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. PKBIB, terangnya, dinyatakan tidak lolos di daerah basis, sementara di daerah nonbasis lolos. Hal ini menurutnya sangat janggal dan diskriminatif.


"Secara substantif, kami bisa membuktikan syarat-syarat yang sesuai dengan permintaan UU, yakni diminta membuktikan memiliki 1.000 orang anggota di setiap daerah. Nah, di daerah basis yang kita dinyatakan tidak lulus, keanggotaan kita tidak hanya seribu, tetapi lebih," pungkasnya.


Sementara itu, Komisioner KPU Ida Budhiati menyanggah jika lembaga pemilu dari tingkat daerah hingga pusat tidak profesional dalam verifikasi faktual. Menurutnya, KPU bertindak sesuai dengan tertib administrasi yang disyaratkan dalam tahapan verifikasi faktual. Ida mengatakan, KPU siap beradu data dengan parpol yang dinyatakan tidak lolos dan menuding KPU tidak profesional.


"Kalau ditanya soal teknis administrasi faktual, kami siap beradu data," tegas Ida.


Ia mengatakan, tudingan atas ketidakprofesionalan KPU tidak dapat disikapi dengan tidak menunjukkan data senyata mungkin. Menurutnya, data harus valid dan menunjuk hidung anggota KPU yang diskriminatif.


"Kalau memang ada data konkret itu daerah mana, bagaimana melakukan batas kewenangan, atau melanggar prosedur dan kode etik, KPU akan serius menindaklanjuti. Sebelum putusan DKPP secara kelembagaan, kita akan mengambil tindakan," pungkas Ida.


Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan hanya 10 partai politik yang lolos verifikasi faktual untuk menjadi peserta Pemilu 2014. Hal itu disampaikan Ketua KPU Husni Kamil Manik dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil verifikasi dan penetapan parpol peserta Pemilu 2014 di ruang sidang Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2013) dini hari.


"Sepuluh parpol dinyatakan memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu dan 24 parpol dinyatakan tidak memenuhi syarat peserta pemilu," ujar Husni.


Pengumuman tersebut dilakukan seusai seluruh parpol menyampaikan nota keberatan kepada KPU. Kesepuluh parpol tersebut memenuhi syarat verifikasi faktual dari KPUD di 33 provinsi.


Berikut 10 partai yang dinyatakan lolos sebagai peserta Pemilu 2014 sesuai Surat Keputusan KPU Nomor 05/Kpts/KPU/Tahun 2013.
1. Partai Amanat Nasional (PAN)
2. PDI-Perjuangan
3. Partai Demokrat
4. Partai Gerindra
5. Partai Golongan Karya (Golkar)
6. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
7. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
8. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
9. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
10. Partai Nasional Demokrat (Nasdem).












00.05 | 0 komentar | Read More

Pengangguran di Italia Masih Tetap Tinggi





Pengangguran di Italia Masih Tetap Tinggi





Penulis : Eny Prihtiyani | Selasa, 8 Januari 2013 | 22:18 WIB













MILAN, KOMPAS.com - Tingkat pengangguran di Italia pada bulan November 2012 tercatat 11,1 persen. Angka tersebut sama dengan bulan Oktober 2012. Artinya tidak banyak perubahan yang terjadi pada ekonomi di Italia.

Demikian rilis kantor statistik Italia, sebagaimana dilansir AFP, Selasa (8/1/2013). Dibandingkan bulan November 2011, tingkat pengangguran di bulan November 2012 1,8 persen lebih tinggi. Tingkat pengangguran tersebut adalah tertinggi sejak tahun 2004.

"Siklus tersebut akan terus berdampak pada prospek lapangan kerja pada 2013 . Tingkat pengangguran akan mencapai puncaknya di level 11,6 persen selama musim panas," kata analis dari Intesa Sanpaolo Bank .

Italia  mengalami resesi keempat kalinya sejak 2001. Merosotnya perekonomian Italia diperparah oleh kenaikan pajak dan pemangkasan anggaran belanja publik, yang disahkan oleh pemerintahan Perdana Menteri Mario Monti, dengan tujuan agar krisis utang kawasan Eropa tidak meluas. 




Siklus tersebut akan terus berdampak pada prospek lapangan kerja pada 2013 . Tingkat pengangguran akan mencapai puncaknya di level 11,6 persen selama musim panas





















00.00 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger