Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Gandeng 2 Meastro Musik, Indah Dewi Pertiwi Gelar Acara "Kingdom of Indonesia"

Written By bos blog on Rabu, 20 November 2013 | 00.15


Jakarta - Penyanyi Indah Dewi Pertiwi atau yang lebih dikenal dengan sebutan IDP memang terus mengeluarkan berbagai gebrakan dalam meniti kariernya. Bahkan IDP berencana membuat sebuah pagelaran bertajuk "Kingdom Of Indonesia" pada tanggal 29 November 2013 mendatang.


Dalam pagelaran tersebut IDP berencana menggandeng dua maestro musik ditanah air yakni Erwin Gutawa dan Jay Subiakto untuk mendukung pagelaran yang akan dibuatnya itu. Hal itu diungkapkan IDP saat menggelar Jupa pers jelang pagelaran tersebut di Hotel Mahakam, Jakarta Selatan, Selasa (19/11) sore.


"Dalam pagelaranku nanti aku akan membawakan tiga lagu yang telah diaransemen yakni yang berjudul, "Gerakan Badanmu", "Teman Terindah", dan "Indonesia di Tubuhku," ungkap mojang kelahiran 30 Januari 1991 ini.


Lebih lanjut, diungkapkan Manager IDP Wawan Dhatu menjelaskan bahwa pagelaran yang dibuat IDP adalah sebuah pagelaran yang berisikan napak tilas IDP dalam mengunjungi 6 kerajaan besar yang ada di Indonesia.


"Kingdom of Indonesia itu dimulai napak tilas, mengunjungi enam kerajaan, tapi baru tiga kerajaan, yakni Kerajaan Rajat Ampat di Papua Barat, Kerajaan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur, dan Kerajaan Gowa di Sulawesi Selatan," terang Wawan.


IDP sendiri menjelaskan bahwa pagelaran tersebut merefleksikan kecintaan dirinya terhadap keindahan Indonesia karena kebudayaan Indonesia ternyata telah benar-benar merasuk dalam hati dan sanubari IDP dalam setiap pementasannya.


"Aku sangat tertarik dengan kebudayaan Indonesia. Maka itu dalam konser ini aku mencoba memadu padankan keindahan musik yang telah diarransemen dengan apik dan memunculkan budayanya yang terlefklesikan dalam perjalananku kemarin," tutur IDP


Konser IDP itu rencananya akan ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi swasta yang ada di Indonesia.


00.15 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.COM - Not Found

Written By bos blog on Rabu, 13 November 2013 | 00.36





Harian Kompas  |  Kompas TV


Rabu, 13 November 2013










  • Channel

  • Channel








KOMPAS.com tidak dapat menampilkan link yang Anda tuju saat ini

Silakan tunggu beberapa saat lalu refresh halaman ini atau gunakan fasilitas search di bawah ini untuk mencari berita KOMPAS.com





Go
























00.36 | 0 komentar | Read More

Di Acara Penuh Seleb + Lady Gaga, Bintangnya Malala


New York - Di sana ada seorang bintang pop flamboyan, seorang penyanyi legendaris, seorang bintang televisi, beberapa supermodel, dan salah satu pilantropis paling berkuasa sedunia. Bahkan hadir juga seorang mantan menteri luar negeri yang mungkin akan menjadi calon presiden Amerika.


Namun dari semua tokoh perempuan terkenal yang hadir dalam acara penghargaan Glamour Women of the Year Senin (11/11) malam waktu New York, tidak ada yang menerima kekaguman dan pujian melebihi gadis remaja ini, yang satu tahun lalu mungkin tidak ada yang kenal, Malala Yousafzai, 16, aktivis pendidikan asal Pakistan.


"Kami mencintaimu, Malala!" teriak sekelompok gadis dari sebuah balkon di Carnegie Hall, tempat diselenggarakannya acara itu. Malala memberi tanda kecupan jarak jauh, dan memulai pidato yang sungguh mengesankan.


"Saya percaya bahwa senjata tidak punya kekuatan sama sekali," kata Malala, yang menjadi pusat perhatian setelah militan Taliban menembak kepalanya pada Oktober 2012 karena mengkritik pemahaman kelompok itu atas Islam dalam membatasi akses pendidikan anak perempuan. Sejak itu dia menjadi tokoh global, mendirikan The Malala Fund untuk mendukung pendidikan anak gadis dan belum lama ini meluncurkan memoir "I Am Malala."


"Saya percaya bahwa senjata tidak punya kekuatan karena senjata hanya bisa membunuh,” kata dia, “namun sebuah pena bisa memberi kehidupan."


Bukan hanya penonton yang berpihak ke Malala; para penerima penghargaan juga sering mengucapkan namanya saat di panggung, dan bahkan penyanyi flamboyan Lady Gaga mengatakan harapannya agar cover majalah Glamour bulan ini yang mencantumkan fotonya bisa diganti dengan Malala.


"Jika bisa melepas cover diriku di Glamour, aku akan memberikannya pada Malala," kata dia.


Lady Gaga juga mengeluh dirinya dibuat terlalu cantik dalam cover itu.


"Aku tidak terlihat seperti itu ketika bangun tidur pagi hari," kata dia.


Penghargaaan untuk prestasi seumur hidup diberikan kepada penyanyi veteran Barbra Streisand, yang bersyukur terlahir dengan suara bagus.


"Suara itu akhirnya membuatku mampu berteriak dan pendapatku didengar," kata Streisand, 71, yang juga menyuarakan opininya soal presiden.


"Belum pernah ada presiden perempuan," kata Streisand, "namun kuharap ini segera berubah.”


Dia, tentu saja, merujuk ke mantan menlu Hillary Rodham Clinton, yang juga hadir.


Tokoh lain yang menimbulkan suasana emosional adalah Kaitlin Roig-DeBellis, guru kelas 1 sekolah dasar Sandy Hook di Newtown, Connecticut, yang menyelamatkan nyawa murid-muridnya dengan menyembunyikan mereka di kamar mandi, ketika seorang maniak melepas tembakan membabi-buta di dalam sekolah Desember 2012.


Juga mendapat penghargaan adalah Melinda Gates, istri Bill Gates, yang mendirikan yayasan Bill & Melinda Gates Foundation.


Usai acara, Lady Gaga mendekati Malala agar bisa berfoto berdua.


"Jangan pernah takut menyuarakan pikiranmu," kata penyanyi itu, yang terkenal karena melakukan persis apa yang dia katakan itu.


Supermodel Iman juga sangat tersentuh oleh pidato Malala.


"Dia mengubah kedudukan para gadis, game-changer for girls," kata Iman. "Semoga gadis-gadis muda di sini tahu lebih banyak tentang Malala, dan lebih sedikit tentang Kardashian."


00.15 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.COM - Not Found





Harian Kompas  |  Kompas TV


Rabu, 13 November 2013










  • Channel

  • Channel








KOMPAS.com tidak dapat menampilkan link yang Anda tuju saat ini

Silakan tunggu beberapa saat lalu refresh halaman ini atau gunakan fasilitas search di bawah ini untuk mencari berita KOMPAS.com





Go
























00.05 | 0 komentar | Read More

Film "Taman Lawang" Gelar Premier Bareng Waria di Taman Lawang

Written By bos blog on Rabu, 06 November 2013 | 00.15


Jakarta - Ada yang unik di acara premier film "Taman Lawang" yang dibintangi komedian Olga Syahputra. Kalau biasanya pemutaran film perdana dilakukan di bioskop, film "Taman Lawang" yang disutradarai Aditya Gumay ini justru menggelar acara nonton bareng di area Taman Lawang, Menteng, Jakarta Pusat. Bagi masyarakat Jakarta, kawasan ini dikenal sebagai tempat mangkalnya para waria menjajakan cinta kilat.


Lewat layar berukuran besar, masyarakat di sekitar Taman Lawang mendapatkan kesempatan istimewa menyaksikan film "Taman Lawang" secara perdana. Puluhan waria juga ikut menonton, berbaur dengan masyarakat sekitar.


"Beberapa adegan dalam film ini dilakukan di Taman Lawang, judul film-nya pun Taman Lawang. Jadi saya rasa sangat tepat kalau kita menggelar premier di tempat ini," kata Eksekutif Produser Wasita Film, Sam Siregar di acara premier film "Taman Lawang", Selasa (5/11) malam.


Acara nonton bareng ini diawali dengan penampilan heboh para waria pendukung film "Taman Lawang". Aksi mereka menirukan gaya penyanyi Syahrini, Katy Perry, dan Beyonce berhasil mengundang gelak tawa para penonton yang sudah mulai memadati area nonton bareng sejak pukul 7 malam.


Film bergenre horor komedi ini berkisah tentang kehidupan keras para waria di Taman Lawang yang terpaksa menjual diri karena alasan ekonomi. Bahkan seorang waria bernama Ningrum (Bobby Tience) tewas tercebur kali saat mencoba melarikan diri saat sedang digelar razia.


Setelah kematian Ningrum, sahabatnya bernama Chyntia (Olga Syahputra) juga mulai mengalami kejadian-kejadian aneh dan menjadi korban teror. Hal ini rupanya mengundang keingintahuan Angie, seorang jurnalis muda yang handal untuk menyelidiki kejadian misterius tersebut.


Selain menghadirkan Olga Saputra dan Bobby Tience, film berdurasi 90 menit ini juga turut dibintangi oleh Nikita Mirzani, Ferry Irawan, Angie, Tarra Budiman, Chand Kelvin, Jony Billy, dan tentu saja puluhan waria yang menjadi cameo.


Penasaran dengan kisah lengkapnya? Film ini akan tayang serentak di seluruh bioskop di Indonesia mulai 7 November 2013.


00.15 | 0 komentar | Read More

Hujan dan Angin Tumbangkan Pohon di 7 Tempat di Jakarta

Written By bos blog on Rabu, 30 Oktober 2013 | 00.36





JAKARTA, KOMPAS.com — Hujan lebat disertai angin di wilayah Jakarta, Selasa (29/10/2013) siang hingga petang tadi, menumbangkan pohon di sejumlah lokasi. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mengatakan, akibat tumbangnya pohon itu, beberapa ruas jalan mengalami kemacetan lalu lintas.


"Ada tujuh lokasi pohon tumbang," kata Kukuh kepada wartawan di Balaikota Jakarta, Selasa (29/10/2013) malam.


Berdasarkan data yang diperoleh dari BPBD DKI Jakarta, tujuh lokasi pohon tumbang berada di Jakarta Selatan. Lokasi tersebut meliputi Jalan TB Simatupang depan Garda Oto, Jalan Raya Pasar Jumat depan Sekolah Polisi Wanita, Jalan Raya Rawa Bambu Pasar Minggu, Jalan Raya Pesanggrahan, Jalan Raya Duren Tiga depan Hotel Kaisar, Jalan Raya Lebak Bulus depan Rumah Sakit Mayapada, dan Jalan Raya Ampera Prapatan.


"Stasiun Jatinegara arah Buaran, lalu lintas tersendat karena ada pohon tumbang menghalangi jalur transjakarta," kata Kukuh.


Kukuh mengatakan telah mengimbau seluruh wali kota, camat, dan lurah serta seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI untuk mengaktifkan posko masing-masing wilayah. Hal itu untuk mengantisipasi datangnya musim hujan pada Oktober-November ini. Musim hujan di Jakarta diperkirakan mencapai puncak pada Januari-Februari 2014.


Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan kontingensi penanggulangan banjir yang tersebar di 56 kelurahan rawan banjir di Ibu Kota. Dengan kontingensi tersebut, penanganan banjir bisa dilakukan lebih cepat, termasuk dalam pendistribusian bantuan dan evakuasi warga.


Kukuh mengatakan, jumlah wilayah yang terendam banjir pada tahun 2012 tercatat sebanyak 124 kelurahan. Tahun ini BPBD DKI baru membentuk kontingensi di 56 kelurahan yang rawan banjir. "Kontingensi artinya kalau terjadi banjir warga melakukan apa. Kalau evakuasi apa yang dilakukan, akan diatur jalur evakuasinya," ujar Kukuh.





Editor : Laksono Hari Wiwoho
















00.36 | 0 komentar | Read More

Rio Haryanto Ingin Ganti Tim di Musim 2014





 


JAKARTA, Kompas.com - Buruknya dukungan teknik dari tim Addax sepanjang musim 201 membuat pebalap Indonesia Rio Haryanto berniat  pindah tim untuk musim 2014. 

Rio segera menjalani tes di beberapa  tim  untuk menentukan langkah selanjutnya di musim depan. "Rio akan tes dengan tim Racing Engineering dan tim Caterham pada 5-7 November mendatang, usai GP2 seri Abu Dhabi. Setelah itu, Rio juga akan menjalani tes pada Januari atau Februari 2014 dengan  satu tim lagi. Setelah tes dengan tiga tim, kami akan menentukan tim yang paling cocok bagi Rio," kata Indah Pennywati, ibunda Rio, Selasa (29/10) di Jakarta.

Di musim ini, tim Caterham mampu membawa Fabio Leimer memuncaki klasemen sementara  dan Julian Leal di posisi ke-12. Sementara itu, tim Caterham membawa Alexander Rossi  menempati posisi kesebelas.

Saat ini, Rio berada di posisi ke-18 klasemen sementara. Rio sangat jarang meraih poin di musim ini karena performa mobilnya tidak optimal. Buruknya performa mobil itu terlihat sejak sesi latihan, kualifikasi, sampai saat  lomba berlangsung.

Sinyo Haryanto, ayah Rio, mengatakan, tim Addax tidak memiliki mekanik andal yang mampu menyusun setelan terbaik bagi Rio.

Sejak keluarnya pelatih andalan di tim itu, manajemen Addax belum merekrut mekanik andalan yang baru.  Hal itu yang mendorong manajemen Rio untuk memindahkan pebalap asal Kota Solo itu ke tim lain.

Apalagi, musim 2014 adalah musim penentuan bagi Rio. Pebalap yang disponsori Pertamina itu harus tampil cemerlang di musim depan jika ingin naik kelas ke ajang F1. (ECA)





Editor : Tjahjo Sasongko















00.29 | 0 komentar | Read More

Eks Sespri Djoko Bantah Terima Rp 2 Miliar dari Sukotjo






JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Sekretaris Pribadi (Sespri) Inspektur Jenderal Djoko Susilo, Tri Hudi Ernawati, kembali membantah menerima kardus berisi uang Rp 2 miliar dari Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo S Bambang. Hal itu dikatakan Erna ketika bersaksi untuk terdakwa Budi Susanto dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM di Korps Lalu Lintas Polri.

"Saya tidak pernah terima Rp 2 miliar dari Sukotjo," kata Erna di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (29/10/2013).

Kesaksian Erna di persidangan berbeda dengan keterangan yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Sama seperti saat sidang Djoko, Erna saat itu mengaku ditekan oleh penyidik KPK. Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Amin Ismanto pun mengingatkan bahwa Erna sudah disumpah.

"Keterangan saksi berbeda dengan BAP. Yang dilingkari cuma poin dua ini. Saudara kan sudah disumpah," kata Hakim Amin.

Dalam sidang sebelumnya, Sukotjo mengaku pernah mengantar uang Rp 2 miliar untuk Inspektur Jenderal Djoko Susilo yang saat itu menjabat sebagai Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Uang dalam kardus itu diterima salah satu sekretaris pribadi Djoko yaitu Tri Hudi Ernawati.

Saat itu Djoko sedang tidak berada di Kantor Korlantas. Menurut Sukotjo, saat itu Erna meminta agar kardus uang diletakkan di bawah meja. Kemudian Erna mengatakan bahwa kardus itu telah ditunggu-tunggu oleh Djoko.

"Katanya (Erna), taruh saja di bawah meja. Ini sudah ditunggu-tunggu oleh Kakor (Djoko)," kata Sukotjo.

Sukotjo mengatakan awalnya Budi meminta dirinya menyiapkan uang Rp 4 miliar. Uang tersebut kemudian diletakkan dalam dua kardus, masing-masing Rp 2 miliar. Sebanyak Rp 2 miliar sebelumnya telah diserahkan langsung pada Budi. Budi adalah Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (CMMA), perusahaan yang memenangkan proyek pengadaan alat driving simulator SIM di Korlantas Polri. Sementara Sukotjo sebagai Direktur PT ITI sebagai perusahaan rekanan yang diminta Budi mengerjakan proyek.

Budi didakwa telah memperkaya diri sendiri sebesar Rp 88,4 miliar. Dia juga dianggap telah memperkaya orang lain yaitu Djoko Susilo sebesar Rp 36,9 miliar, Wakakorlantas Brigjen (Pol) Didik Purnomo sebesar Rp 50 juta, dan Sukotjo S Bambang sebesar Rp 3,9 miliar.

Kemudian telah memperkaya Primkoppol Polri senilai Rp 15 miliar. Perbuatannya disebut telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 144,984 miliar atau Rp 121,830. Miliar dalam perhitungan kerugian negara oleh ahli dari BPK RI.




Editor : Hindra Liauw
















00.05 | 0 komentar | Read More

Dishub Sarankan Penghalang Jalan Dipasang di Jalur Sepeda KBT

Written By bos blog on Rabu, 23 Oktober 2013 | 00.36





JAKARTA, KOMPAS.com — Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyarankan agar jalur sepeda di Kanal Banjir Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur, ditutup dengan penghalang jalan atau movable concrete barrier (MCB) dari fiberglass. Dengan demikian, kendaraan selain sepeda tidak dapat lewat di jalur tersebut.


Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono, Selasa (22/10/2013), mengatakan, saat ini jalur sepeda dan Taman Astra Heavy Equipment Maining and Energy Equipment (AHEME) di Kanal Banjir Timur (KBT) merupakan tanggung jawab Unit Pengelola Teknis Kanal Banjir Timur (UPT KBT). UPT KBT ini berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum (DPU) DKI. Pristono menyarankan agar UPT KBT menutup jalur sepeda di KBT agar tidak ada pengendara sepeda motor dan pedagang kaki lima yang menggunakan jalur sepeda di sana.


"Kalau ditutup, kendaraan bermotor tidak bisa lewat, tidak akan ada PKL, kalau pesepeda masih bisa diangkat sepedanya," ujar Pristono.


Menurutnya, Dishub DKI siap berkoordinasi untuk merekayasa lalu lintas dan membatasi kendaraan bermotor di KBT. Ia mengatakan, petugas dapat menjaga sejumlah titik kemacetan di sana, tetapi tidak akan menjaganya selama 24 jam.


Kondisi jalur sepeda KBT saat ini digunakan oleh PKL dan parkir liar. Pengguna sepeda di jalur tersebut merasa tidak nyaman karena keberadaan PKL dan sepeda motor tersebut. Terlebih lagi, PKL tersebut semakin banyak pada Sabtu dan Minggu. Keberadaan PKL itu terlihat di pintu air Pondok Kopi, Taman AHEME, dan jalur sepeda dekat Rumah Sakit Duren Sawit. Jalur itu bahkan menjadi showroom dadakan untuk menawarkan mobil baru. Mobil keluaran terbaru itu diparkirkan di jalur sepeda dan para tenaga pemasaran membagikan brosur mobil itu kepada setiap orang yang melintas.


Taman AHEME memiliki luas 3,9 hektar dan panjang 1,4 kilometer. Taman itu diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pada 16 Desember 2012.



Sumber : Warta Kota



Editor : Laksono Hari Wiwoho
















00.36 | 0 komentar | Read More

Juara Olimpiade \"Beri\" 17 Poin Buat Gita Wirjawan





JAKARTA, Kompas.com -- Pasangan Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan dengan Direktur Utama Coca-Cola Indonesia Martin Gil mempersembahkan lima lapangan bulutangkis setelah mampu bermain ketat dengan juara Olimpiade 1996, Ricky Subagja/Rexy Mainaky.

Bertanding di lapangan bulutangkis Taman Langsat Jakarta, Selasa, pasangan Gita/Martin mampu meraih 17 poin. Hasil poin ini didapatkan dengan susah payah, apalagi lawan yang dihadapi adalah salah satu pasangan terbaik yang dimiliki Indonesia. Pertandingan ini berakhir dengan skor 21-17 untuk kemenangan Ricky/Rexy.

Meski kalah, poin yang diraih oleh pasangan Gita/Martin ini sangat berharga karena setiap tiga poin yang diraih mereka sama dengan satu lapangan bulutangkis yang akan dibangun oleh pihak Coca-Cola. Dengan 17 poin yang diraih maka pasangan ini mampu mempersembahkan lima lapangan bulutangkis baru.

"Lapangan ini akan dibangun di tempat-tempat kegiatan umum seperti di Taman Langsat serta permukiman warga. Kami ingin bulutangkis semakin dicintai masyarakat dan akan menjadi sumber inspirasi gerakan juara," kata Gita Wirjawan di sela pencanangan program "Angkat Raketmu".

Menteri Perdagangan itu menjelaskan, pembangunan lapangan bulutangkis di permukiman warga serta tempat-tempat umum merupakan program yang bagus demi meningkatkan kembali prestasi bulutangkis di Indonesia. Dengan pembuatan lapangan baru diharapkan muncul atlet-atlet muda yang potensial.

"Kami akan mendorong pembinaan diluar Jawa, seperti Sumatra maupun lainnya. Dengan adanya kerjasama ini diharapkan semuanya bisa terwujud dan bulutangkis Indonesia kembali berjaya," katanya menambahkan.

Gita  menjelaskan, dengan adanya kerjasama antara PBSI dengan Coca-Cola diharapkan dapat memberikan inspirasi dan pendorong bagi para atlet untuk terus mengobarkan semangat juara dalam diri sendiri serta diharapkan mampu menginspirasi masyarakat.

"Bagi Indonesia bulutangkis bukan hanya sekedar olahraga yang populer di kalangan masyarakat, namun lebih dari itu. Bulutangkis telah turut menjadi bagian dari kebanggaan bangsa Indonesia. Dan hari ini Coca-Cola turut bangga dapat ikut serta mendukung upaya menggairahkan kembali semangat juara bulutangkis Indonesia," Dirut Coca-Cola Indonesia Martin Gil.

Sementara itu pada pencanangan program yang juga dihadiri oleh Ketua KOI Rita Subowo serta perwakilan pemerintah provinsi DKI Jakarta, telah dipastikan program "Angkat Raketmu" yang berkerjasama dengan PBSI dan Coca-Cola akan membangun dan memfasilitasi setidaknya 10 lapangan bulutangkis di area permukiman warga di lima kota yaitu Banten, Cirebon, Purwokerto, Magelang dan Malang.

Jumlah lapangan bulutangkis yang akan dibangun berpeluang untuk terus bertambah. Hal ini dilakukan demi mendapatkan bibit-bibit baru atlet bulutangkis Indonesia. Apalagi prestasi bulutangkis Tanah Air mulai menunjukkan peningkatkan meski baru bertumpu pada beberapa pemain saja.




Editor : Tjahjo Sasongko















00.29 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger